Tour de Trenggalek 2008
Seperti halnya bulan syawal tahun kemarin, bulan syawal tanggal 4 - 6 Oktober 2008 ini saya dan teman-teman mengadakan acara touring bermotor. Yang dituju adalah daerah Trenggalek selatan. Sebenarnya rencana awalnya pengen ke Pangandaran Jawa Barat, tapi karena pengen nyari “tantangan” lain akhirnya kami sepakat untuk ganti rute ke Trenggalek.
Bermodal patungan seratus ribu per orang dan ada tambahan dari Hoho (mantan back tangguh Al Hikmah Football Club yang sekarang terdampar di Batam. Piye kabare dab?), kami dengan 5 motor dan 10 orang, antara lain Ardian, Eko, dan Lilik kami berangkat jam 13.15 waktu Jogja. Start dimulai dari Langgar Nur Sholih tercinta lalu menuju Wonosari, Pracimantoro, dan Pacitan. Tiba di Pacitan jam 16.15. Sampai sini medannya masih biasa-biasa aja, paling cuma naik turun biasa
Setelah mengisi bensin di Pacitan, perjalanan dilanjutkan ke arah Dongko dengan melawati Lorok. Seperti biasa, jalannya naik turun. Maklum daerah pegunungan. Sampai pasar Dongko sekitar jam 19.00. Istirahat sejenak di warung sate kambing. Tanya ke pemilik warung, pantai Prigi ternyata masih 100 kilo lebih. Shock! Ternyata masih cukup jauh, padahal hari udah malem. Sebenarnya ada jalan yang lebih dekat tapi tidak disarankan karena medannya cukup berat.
Istirahat udah cukup, perjalanan dilanjut lagi, muter menuju ke arah Karangan. Jalannya naik turun lagi. Di tengah perjalanan, kanan kiri masih berupa gunung dan lembah tiba-tiba lampu motor saya mati. Badan udah capek ditambah hujan dan kabut yang cukup tebal kayaknya makin “meriah” aja touring kali ini. Akhirnya dengan terpaksa saya jalan lebih dari 90 km tanpa pakai lampu. Hanya berbekal penerangan dari motor sebelah.
Sampai Pantai Prigi sekitar jam 23.15 alias jam 11 malam. Karena pengennya bisa segera istirahat, kami langsung mencari hotel. Hanya ada satu hotel di sekitar Pantai Prigi yaitu Hotel Prigi. Apesnya, ketika kami mau pesan kamar ternyata udah penuh. Tanya ke resepsionisnya disarankan untuk mencari hotel di daerah Karanggongso.
Segera kami langsung meluncur ke Karanggongso yang berjarak sekitar 3 KM dari Prigi. Sampai Karanggongso ternyata “kesialan” belum hilang. Muter-muter ke semua hotel dan penginapan sampai jam 00.30 ternyata sudah penuh semua, nggak ada satu pun kamar yang kosong!! Apes, nek ra dosa pengen misuh2.
Setelah berembug dengan teman-teman akhirnya kami sepakat untuk tidur aja di masjid. Setelah muter-muter sejenak akhirnya dewi fortuna datang juga. Iseng-iseng nanya ke seorang penduduk di pinggir jalan apakah ada rumah yang bisa disewa buat semalam. Ternyata ada! Rumahnya biasa aja, nggak mewah tapi juga nggak bisa dibilang jelek. Lebih dari cukup buat tidur. Untuk harga sewa, karena kami sungkan mau ngasih berapa akhirnya kami minta aja si owner minta berapa. Ternyata minta Rp 200.000,- Nggak apa-apa, harga berapa pun akan kami bayarin demi badan tercinta ini
Dua ratus ribu buat 10 orang saya kira nggak mahal.
Saking capeknya saya nggak sempat mandi :-D, langsung tidur aja. Beberapa teman masih sempat main kartu sampai habis shubuh.
Bangun tidur ngobrol-ngobrol sejenak sambil nyusun jadwal perjalanan. Setelah itu mandi dan langsung meluncur ke pantai Karanggongso yang berjarak cuma 100 meter. Ngambil beberapa foto sambil menikmati pemandangan. Nggak banyak yang bisa dinikmati di sini.
Setelah merasa cukup menikmati pantai Karanggongso kami segera cabut untuk balik lagi ke Pacitan. Berangkat dari Karanggongso jam 10.30, melewati pantai Pasir Putih yang ternyata sangat bagus sekali. Pantai Pasir Putih letaknya di sebalah barat pantai Karanggongso, nggak sampai 1 KM. Di sini kami cuma melihat pemandangan dari atas bukit/jalan.
Perjalanan lanjut lagi sampai berakhir di Hotel Remaja Pacitan jam 18.00. Langsung pesen 2 kamar buat 10 orang, per kamar Rp 95.000,-. Karena sudah maghrib acara main di pantai dipending dulu. Istirahat, mandi, sholat dan makan. Kegiatan intinya adalah main poker yang dimulai jam 8 malem sampai jam 2 dini hari.
Esok paginya sekitar jam 7 main ke pantai Teleng Ria. Pantainya masih kayak setahun yang lalu, hampir nggak ada perubahan. Cuma bedanya kali ini sedikit lebih ramai.
Singkat cerita, setelah dari pantai Teleng Ria kami meluncur ke pantai Klayar. Pantainya sangat menarik tapi sayangnya jalan yang menuju ke sana cukup parah. Lebih mirip sungai kering daripada jalan raya
Padahal kalau infrastrukturnya mendukung pantai ini bisa jauh lebih menarik wisatawan daripada pantai Teleng Ria.
Dari beberapa pantai yang kami kunjungi, pantai Pasir Putih adalah yang paling bagus. Setelah itu baru Klayar dan Teleng Ria.
Perjalanan Jogja - Trenggalek pp menempuh jarak sekitar 610 KM. Bensin habis 21 liter. Masih cukup bagus untuk motor tua dua tak.
Itulah sekelumit cerita perjalan ke Pacitan dan Trenggalek. Buat temen-teman yang mau jalan-jalan ke Trenggalek kalau mau jalur yang lebih nyaman — terutama kalau bawa mobil– disarankan untuk lewat rute Wonogiri - Ponorogo - Trenggalek dan baru ke Pantai Prigi. Kalau seneng petualangan bisa mencoba rute yang kami lewati
Catatan:
Foto perjalanan ke trenggalek bisa dinikmati di sini.
Incoming search terms for the article:
- bagaimana cara pergi ke trenggalek
- tempat camp di pantai klayar
- pengunjung pantai pelang ria panggul
- penginapan murah di trenggalek
- pasir putih trenggalek
- pantai pasir putih pacitan
- jarak pantai prigi-yogyakarta
- jalan pacitan trenggalek berapa jam
- dongko lorok trenggalek pacitan
- cara pergi ke pantai klayar




October 8th, 2008 at 3:09 am
Kenapa nggak lewat ponorogo aja mas? Bisa lebih cepet daripada lewat jalur selatan
October 9th, 2008 at 2:08 pm
Wah asyik banget tuh bisa touring bareng. Jadi pengen nih
October 16th, 2008 at 1:59 am
Mungkin senang petualangan tuh. Jalur selatan khan naek turun, penuh petualangan. Apalagi kalo pas ada kabut, Hwaaaa asyik banget tuh…
Salut buat mas-mas nyaa….
October 16th, 2008 at 4:34 am
wahh…jdi pengen jalan² juga neh
nugraha (”,)v’s last blog post..Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429H
October 21st, 2008 at 5:56 pm
mantaff…
dah pernah jalan2 menelusuri pantai selatan bos??
dari baron sampai wediombo.. hehehe..
coba deh jalan kaki lewat pinggiran pantai.. lalu tunjuk satu rekan jemput di wediombo..
tantangan nya makin asik tuh..
October 22nd, 2008 at 1:42 pm
Foto - fotonya keren mas
saya tertarik dengan pantai klayar
bila dibandingkan dengan pantai srau pacitan gimana???
annosmile’s last blog post..Registrasi Tour de Merapi 2008
October 22nd, 2008 at 2:33 pm
Saya belum pernah ke pantai srau mas, tapi kalo nglihat foto2nya di internet kayaknya bagus juga tuh. Kalau punya energi lebih bisa nyoba susur pantai, mulai dari pantai di gunung kidul terus ke timur sampai pacitan
October 22nd, 2008 at 2:35 pm
Kalo jalan kaki mah nggak kuat mas, udah tua
October 31st, 2008 at 1:12 am
Wah asyik juga tuh touringnya…
sebetulnya kalo lewat wonogiri-ponorogo-trenggalek lebih enak mas.. banyak warung makan dan penginapan. tapi gak lewatin pantai2 yg bagus nan indah itu..
yaa ada puls minusnya lah…
selamat semoga tidak kapok nyisir pantai selatan.
salam,
November 2nd, 2008 at 10:04 am
Kebetulan kemarin lagi pengen nyari sedikit tantangan, jadinya kita pilih jalur selatan
December 2nd, 2008 at 6:04 am
Maknyus yo dab, wes do gedhe kok iseh do seneng udan2an! Hee..Untung ra sido melu dab, jebule rekoso..Malah ra sido seneng-seneng.Ketoke wes ra iso melu touring lagi dab, ra iso pokeran bareng-bareng maneh. Ditunggu touring neng jakarta !!
January 7th, 2009 at 5:12 pm
mmmmh coba lewat pantai pelang….trus ke munjungan baru pantai prigi…dijamin menyenangkan….
kalo kesini kabar kabarin lage mas…ntar saya ajak ke tempat yg ekstrem lg….
January 18th, 2009 at 4:07 pm
[...] tanggal 10 dan 11 Januari 2009 kemarin saya bersama dengan rombongan tim touring jalan-jalan menyusuri sejumlah pantai di Gunung Kidul. Sebenarnya ini adalah agenda akhir tahun [...]
April 22nd, 2009 at 7:52 am
betul,,keren bnget ne pantai Klayar,,,cm jlnnya,,,gila,,,penuh tantangan,,,naik turun lembah,,,hahaha
August 7th, 2009 at 5:39 am
kok gak pergi kepantai damas mas..pantai damas sebelah baratnya pantai prigi…perjalanan dari pantai prigi sekitar 30 menit…
di trenggalek jg masih ada 1 pantai lg lho…
namanya pantai pelang…jauh lebih natural daripada pantai2 lain di trenggalek..ada air terjun jg ada goanya…
tempatnya di kecamatan panggul…atau sebelahnya kecamatan dongko..
dan jalan kesananya sangan menantang sekali mas…
mungkin sangat2 pas buat petualang2 seperti anda..
cm sayang mas…di sana tidak terlalu banyak pengunjungnya…